Home Top Ad

Breaking News

‎Sampah Liar Menumpuk di Jalan Raya Gedang Pulut, Dua Truk Dikerahkan untuk Pembersihan | Camat Prambon Dan Kepala Desa Turun Tangan.

 

Gambar : adalah rambu peringatan untuk para oknum pembuangan sampah liar, yang di tempatkan oleh Kepala desa Dan Camat prambon baru. 

SIDOARJO, Kanalberitanens.my.id– Tumpukan sampah liar rumah tangga di Jalan Raya Gedang Pulut, arah Desa Gedangrowo, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, akhirnya dibersihkan. Sampah yang diduga berasal dari ulah oknum tidak bertanggung jawab itu bahkan mencapai volume hingga dua truk.

‎Kegiatan pembersihan tersebut merupakan bentuk respons cepat pemerintah setempat terhadap keluhan warga terkait kondisi lingkungan yang kian memprihatinkan. Kepala Desa Gedangrowo, Slamet, bersama Camat Prambon yang baru, Hery Santoso, S.STP., M.HP., turun langsung ke lokasi untuk meninjau sekaligus mengambil langkah penanganan.

‎Slamet mengungkapkan, pihak desa mengalami kendala dalam pengawasan karena lokasi pembuangan liar tersebut berada di jalur yang cukup jauh dari jangkauan pemantauan rutin.

‎“Kami memang agak kesulitan dengan jarak pantau yang cukup jauh. Padahal, lokasi itu merupakan jalan raya, bukan tempat pembuangan sampah,” ujarnya.

Kepala desa dan warga setempat bersama dari camat prambon.

‎Sementara itu, salah satu warga setempat berinisial AG (47) menyebut bahwa pelaku pembuangan sampah liar diduga berasal dari luar wilayah Desa Gedangrowo. Ia mengaku warga sudah beberapa kali menegur, namun tidak diindahkan.

‎“Sudah pernah kami tegur, tapi mereka tetap kembali membuang sampah di sini. Kebanyakan pelakunya adalah pekerja yang lewat, baik saat berangkat maupun pulang kerja,” ungkapnya, Kamis (30/04/2026).

‎Dalam kegiatan tersebut, Camat Prambon tampak mengenakan seragam Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), mengingat sebelumnya ia pernah bertugas di instansi tersebut. Hal ini dinilai menjadi nilai tambah dalam penanganan persoalan lingkungan di wilayahnya.

Nampak kepala desa dan camat SE usai dari kegiatan dan memberikan keterangan nya.

‎Sebagai langkah pencegahan, pemerintah desa bersama pihak kecamatan telah memasang tanda peringatan di lokasi agar tidak lagi dijadikan tempat pembuangan sampah liar. Warga pun diimbau untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. (Indik/ Y4N/Red).