Home Top Ad

Breaking News

‎Pemdes Becirongengor Klarifikasi Dugaan Penyalahgunaan Mobil Dinas | Dengan Tegas Menyampaikan.

 

Gambar ;  mobil Desa yang sempat menadi polemik dengan isu yang tidak benar

‎SIDOARJO, Kanalberitanews.my.id - Pemerintah Desa Becirongengor, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, memberikan klarifikasi resmi menanggapi pemberitaan salah satu media online berjudul “Diduga Disalahgunakan, Mobil Dinas Desa Terparkir di Area Wisata, Aturan Tegas Larang Pemakaian untuk Kepentingan Pribadi” yang terbit pada Minggu, 18 Januari 2026.


‎Dalam pemberitaan tersebut disebutkan adanya dugaan penyalahgunaan kendaraan dinas setelah sebuah mobil berpelat merah milik Pemerintah Desa Becirongengor terlihat terparkir di area yang diduga sebagai lokasi wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Nampak dari donatur memberikan santunan di lokasi wisata anak yatim  


‎Kendaraan tersebut diketahui berjenis Suzuki APV Arena dengan nomor polisi W 1423 WP, bertuliskan Kendaraan Operasional Siaga Desa Becirongengor, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo.


‎Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Becirongengor, Subekhan, saat dikonfirmasi media Siagakota.net pada Rabu, 21 Januari 2026, menegaskan bahwa penggunaan kendaraan dinas tersebut tidak disalahgunakan sebagaimana yang diberitakan.


Subekhan menjelaskan, kendaraan operasional desa tersebut digunakan dalam rangka kegiatan santunan anak yatim piatu yang dilaksanakan di kawasan wisata Telogo sewu, Desa Duren Sewu, Kecamatan pandaan, pada Minggu, 18 Januari 2026.


‎“Kegiatan santunan anak yatim piatu tersebut merupakan agenda tahunan. Seluruh pembiayaannya berasal dari dana pribadi saya sebagai bentuk kepedulian sosial dan ikhtiar untuk mencari keberkahan bagi Desa Becirongengor,” ujar Subekhan.


‎Ia menambahkan, kegiatan sosial tersebut turut dihadiri oleh perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), serta pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).


‎Dalam kegiatan tersebut, para peserta memberikan santunan sekaligus hiburan kepada anak-anak yatim piatu yang dilaksanakan di kawasan Telogo Sewu, yang dikenal sebagai Wisata Duren Sewu. Tercatat sekitar 27 anak yatim piatu beserta salah satu anggota keluarganya hadir dalam acara tersebut.

Pada saat makan bersama dengan anak yatim piatu. 


‎Subekhan menegaskan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan rutinitas tahunan yang dilaksanakan secara konsisten sebagai bentuk kepedulian sosial.


‎Dana yang digunakan sepenuhnya berasal dari dana pribadi kepala desa serta sumbangan dari pihak-pihak lain yang secara sukarela bersedia membantu.


‎Dengan klarifikasi ini, Pemerintah Desa Becirongengor berharap tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait penggunaan kendaraan operasional desa yang digunakan dalam rangka kegiatan sosial kemasyarakatan. (Septian/Red)