![]() |
| Foto : surat pernyataan dan bukti Transaksi via bank. |
Probolinggo,Kanalberitanews.my.id – Harapan Ft (18)Thun, warga Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, untuk melihat suaminya pulang dan kembali mengasuh anak mereka yang belum genap berusia satu tahun, pupus sudah.
Suaminya, AM, ditangkap Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.
Ft mengaku sempat berharap AM dapat menjalani rehabilitasi agar segera berkumpul dengan keluarga kecilnya.
Namun, bukan rehabilitasi yang didapat, justru ia mengaku menjadi korban penipuan oleh seseorang yang mengaku dari Polda Jatim.
Pelaku menawarkan jasa membantu proses rehabilitasi dengan imbalan uang puluhan juta rupiah.
“Awalnya saya ditawari agar suami bisa direhab. Diminta biaya administrasi sekitar Rp60 juta. Pada 4 Juli 2025, saya transfer Rp10 juta ke rekening BRI atas nama Rudi Haryono. Keesokan harinya, saya tambah Rp44 juta ke rekening yang sama,” ujar Ft, Kamis (7/8/2025).
Namun hingga 19 hari lebih, janji rehabilitasi tak kunjung terealisasi. Ft menagih uang tersebut kepada Rudi Haryono, dan hanya menerima pengembalian Rp10 juta.
Sisanya disebut-sebut berada di tangan seorang perwira Ditresnarkoba Polda Jatim berinisial AKP AJ.
Merasa dirugikan, Ft mengadu secara tertulis ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jatim pada 23 Juli 2025.
Menanggapi hal itu, AKP AJ membantah keras tuduhan menerima uang atau mengenal Rudi Haryono.
“Tidak ada namanya Rudi Haryono di Ditresnarkoba. Saya akan laporkan balik atas pencemaran nama baik,” tegasnya.
AKP AJ menyebut AM bukan pengguna, melainkan terduga pengedar narkoba. Barang bukti yang disita melebihi batas yang memungkinkan untuk rehabilitasi.
Ia menyarankan Ft membuat laporan resmi penipuan agar aliran dana dapat ditelusuri.
“Kalau dari Rudi ada uang masuk ke saya, silakan laporkan. Tapi saya tidak pernah menjanjikan AM bisa direhab,” ujarnya.
Diketahui, AM ditangkap pada Kamis (4/7/2025) dini hari di salah satu kios dekat Exit Tol Gending, Kabupaten Mojokerto. (Andre/Red)
